Tradisi pesta rakyat cemme passili di suatu tempat yaitu terletak di desa ulo kecamatan Tellu siattinge kab.Bone,Penelitian ini menemukan bahwa sejarah awal tradisi cemme passili’ disebabkan musim kemarau yang panjang sehingga membuat keadaan desa pada waktu itu gagal total dalam bidang pertanian. Kejadian tersebut berlangsung sekitar kurang lebih satu tahun, kekeringan dimana-mana semua tumbuhan kering dan mati, sumber air tidak ada. Sandro wanua di desa pada waktu itu bermimpi bertemu dengan seseorang dan menyuruh masyarakat desa untuk melakukan sebuah ritual mandimandi di sebuah sumber air diatas gunung. Sebelum dilakukan proses tradisi tersebut masyarakat mengumpulkan beppa pitu’e, ketupat berbentuk kerucut untuk dibawa ke ketempat yang disuruhkan oleh sandro wanua. Banyaknya masyarakat dari luar yang datang menyaksikan tradisi ini sehingga keakraban, silaturahmi antara masyarakat terjalin, jadi tak heran masyarakat Ulo-ulo rela memotong kuda untuk menjamu para tamu yang datang dengan memotong kuda. Tradisi ini juga membuat masyarakat di sana tambah solid sehingga tradisi ini masih tetap eksis sampai sekarang. Tradisi cemme passili’ bisa dijadikan warisan budaya bagi daerah Kabupaten Bone terkhususnya bagi masyarakat di Desa Ulo Dusun Ulo-ulo. Tradisi cemme passili’ juga bisa dijadikan obyek wisata yang bisa menarik banyak pengunjung dari luar. Sehingga bisa menghasilkan sebuah keuntangan bagi masyarakat Ulo.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tradisi Mappere
Tradisi unik lainnya dari suku Bugis yakni ritual Ayunan Raksasa yang dikenal dengan istilah Mappere. Tradisi ini merupakan tradisi yang t...
-
Tradisi unik lainnya dari suku Bugis yakni ritual Ayunan Raksasa yang dikenal dengan istilah Mappere. Tradisi ini merupakan tradisi yang t...
-
Massempe, adalah tradisi baku tending, atau adu kekuatan kaki, yang biasanya dilakukan oleh dua orang pria untuk menjatuhkan lawan, namun ...
-
Sirawu' Sulo merupakan suatu tradisi rakyat atau pesta rakyat yang telah dilaksanakan sejak dahulu di Desa Pongka, Kecamatan Tellu ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar